hotline space iklan 08586775660 ;) 24hours

Aliran Dana Facebook ke Israel

Lijit Search


Kamis, 11 Juni 2009 | 9 komentar


Siang ini (Selasa 10 Juni) mendapatkan sebuah pesan di FB, bertanya tentang sikap aktifis dakwah tentang aliran dana FB ke israel untuk pendudukan palestina. Mungkin ada manfaatnya jika saya tulis juga di note. Barangkali ada yang mau menambahkan jawaban silahkan saja. Terimakasih

PERTANYAAN

Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Ana dapat message ini dari teman, mohon pendapatnya Tadz... syukron.
"Siapakah pemilik Face Book dan siapakah CEO-nya??
Dia adalah Mark Zuckerberg, seorang Mahasiswa New York University dan dia anggota aktif Alpha Epsilon Pi (AEP); semacam Organisasi Mahasiswa YAHUDI di Amerika Utara.
AEP merupakan sebuah organisasi pengkaderan dan tali silaturahmi antar sesama YAHUDI di Amerika Utara.
Terus, apa hubungannya antara Zuckerberg, Face Book, AEP dan kita??
PERLU DIKETAHUI, Tahun 2008 FB merauk keuntungan 300 juta USD, dan keuntungan sekian banyak tersebut digunakan untuk penyerangan di Gaza.
Tak heran jika merauk keuntungan yang fantastis tersebut, bagaimana tidak?
140 juta user aktif di seluruh dunia, dan 8,5 juta foto di upload tiap harinya.
Selanjutnya terserah Anda ... (Mohon di forward)"

Assalamu'alaikum...
Pesan ini saya dapatkan kemarin, tapi sebelum itu saya sudah tahu lewat sebuah media bahwa Facebook adalah milik seorang Yahudi. Artinya saya sudah dua kali diberitahu, dan saya tidak ingin mendapat teguran untuk ketiga kalinya. Memang saya tidak bisa membuktikan bahwa keuntungan Facebook digunakan untuk membiayai operasi militer di palestina khususnya Gaza. Apa salahnya demi kehati-hatian dan wujud cinta saya pada saudara saya di Palestina, maka saya putuskan untuk meninggalkan Facebook.

Kita memang tidak mengeluarkan uang secara langsung, tp sejauh yg saya tahu, media maya memang mengeruk keuntungan dari iklan yg ditampilkan dan sejenisnya. semakin banyak pengunjung maka tarif iklan bisa melambung. Itu baru dari iklan, dan mungkin masih ada dari sumber yg lain.
Saya tidak menafikkan manfaat media ini, tapi inilah yang lebih menentramkan hati. Bagi anda silahkan pilih sesuai dengan apa yang anda yakini.

Semoga Allah memberi kita hidayah dan memberi kesabaran dalam menghadapi segala fitnah akhir zaman ...tetap BOYCOT ISRAEL....

JAWABAN

Wa'alaikum salam
jazakumullah atas pertanyaannya...

tepat sekali, memang sudah lama di antara aktifis islam membahas hubungan antara FB dan Yahudi, Zucenberg dan pendanaan ke israel. Yg ingin saya komentari adalah :

1) Status Zucenberg sebagai yahudi saja, tidak lantas membuat FB haram begitu saja. Karena hukum asal berdagang / muamalah adalah boleh meskipun dg seorang Yahudi / Ahlu Kitab. Kita masih ingat btapa Rasulullah SAW pun melakukan transaksi dg yahudi. Bahkan saat beliau wafat masih punya tanggungan pd seorang pedagang Yahudi

2) Analisa tentang masuknya dana FB ke Israel perlu diteliti lebih lanjut,karena efek lanjutan dari kesimpulan di atas sangat besar dan berpengaruh. Karenanya tidak cukup berdasarkan asumsi belaka, apalagi pendapat individu, akan lebih baik jika ada penelitian yg dilakukan secara mendalam, oleh pihak2 yg berkompeten untuk membuktikannya. Nah, selama itu belum terbukti, maka status FB tidak begitu saja menjadi haram. Diperlukan fatwa lebih khusus masalah pemboikotan FB, hingga hari ini belum terdengar ulama yg menyerukan boikot FB. Jika dikemudian hari memang ditemukan bukti jelas adanya dana FB ke israel, maka kemungkinan besar ulama timur tengah akan lebih dahulu memfatwakan haramnya FB.

3) Mungkin setelah mendengar ttg zucenberg dan dana2 dFB ke israel. sebagian aktifis ada yang merasa 'lebih tenang' dan 'lebih nyaman' untuk meninggalkan FB. Mereka merasa ada keraguan, dan kemudian mengambil prinsip hadits : "Tinggalkan apa yang meragukan dan menuju apa yg tidak meragukan " (HR Bukhori).
Tindakan di atas tidak sepenuhnya salah, tetapi tentu bisa dikatakan 'sedikit egois' ketika 'hanya' meninggalkan FB dan mengajak yg lainnya untuk keluar dari FB. Tindakan di atas secara pribadi terlihat menguntungkan dan menenangkan, tapi jika dilihat dalam konteks dakwah mungkin saja merugikan.

Akan lebih baik, selama kondisinya masih belum jelas, selama belum ada bukti atau fatwa resmi tentang pemboikotan FB dari ulama2 yang kompeten dan kapabel, maka lebih baik jika kita sebagai aktifis dakwah justru mengoptimalkan FB untuk dakwah, untuk solidaritas palestina, u/ tauisyah dan motivasi. Dan barangkali itulah yang saat ini mungkin lebih manfaat.

Bayangkan saja, berapa banyak pengguna FB yang belum tersentuh dakwah dan belum mengenal islam sama sekali Jika di FB tidak ada aktifis muslim, atau grup2 dakwah, maka mereka akan tetap pada kondisi seperti itu. Maka selayaknya setiap kita, menanyakan apa yng bisa kita perbuat u/ dakwah melalui FB ini. Menjadikan FB sebagai sarana dakwah, dengan tetap menjaga adab-adab dan etikanya.

Wallahu a'lam bisshowab.
TAMBAHAN DARI AKH MAMAN FIRMANSYAH

Yang perlu dimasukkan dalam analisis lebih lanjut adalah: dari mana sih sumber penghasilan facebook? Keanggotaan facebook itu gratis, jadi ketika seseorang jadi anggota facebook, secara itung-itungan matematis Facebook gak jadi tambah kaya (terkecuali bahwa facebook bisa berkoar-koar kalo member mereka udah nyampe 200 juta misalnya, buat keperluan ... Read Morepemasang iklan), begitu juga ketika ada anggota Facebook yang keluar, gak mempengaruhi secara langsung pendapatan Facebook.

Sumber pendapatan Facebook yang utama adalah iklan. Iklan facebook sendiri ada dua jenis, yang pertama pay per click (pemasang iklan hanya dibayar ketika ada member facebook yang nge-klik iklan ybs., biasanya bentuknya iklan baris kayak di Google). Kalo emang gak mau nyumbang ke pendapatan facebook, jangan pernah nge-klik iklan yang pay per click kayak gini. Jenis iklan yang kedua, impression, biasanya berupa banner, pemasang iklan tetep bayar, ada atau nggak member facebook yang ngeliatin itu iklan.

Wallahu a'lam...

0 komentar:

 

© 3 Columns Newspaper Copyright by anwar's blog | Template by Muchammad Anwarrudin | Blog Trick at ojo di copy

Read more: http://dapur-tutorial.blogspot.com/2012/03/cara-membuat-atau-memasang-widget.html#ixzz27PfgsErz